Roger Federer Sukses Raih Gelar Kelima Indian Wells

Tenis, HokiGol – Roger Federer sukses mempertahankan performa terbaiknya setelah merebut gelar BNP Paribas Open kelimanya pada hari Minggu (19/03) waktu setempat dengan mengalahkan rekan senegaranya, Sam Wawrinka di Indian Wells Tennis Garden dengan hasil 6-4, 7-5.

Roger Federer Sukses Raih Gelar Kelima Indian Wells

Petenis berkebangsaan Swiss, Federer harus menahan diri selama enam bulan kedua di musim 2016 akibat cedera, tetapi kembali berkompetisi di turnamen dengan spektakuler setelah sukses mengoleksi gelar Grand Slam ke-18 di Australian Open melalui partai puncak lima set melawan Rafael Nadal.

Dengan kemenangannya kali ini, Federer diprediksi akan kembali menempati peringkat 6 dunia, setelah musim ini ia mengawalinya di peringkat 17 dunia.

Selain itu, kemenangannya di Indian Wells musim ini menandai gelar ke-90 yang dimenangkannya dan gelar ke-25 di turnamen Master 1000. Menginjak usia 35 tahun, Federer menjadi juara turnamen Master 1000 tertua sejak Andre Agassi yang berusia 34 tahun memenangkan gelar di Cincinnati tahun 2004.

Federer telah melakoni tujuh final di Indian wells dan memenangkannya pada tahun 2004, 2005, 2006, dan 2012, serta menjadi runner up pada tahun 2014 dan 2015.

Backhand milik Federer terbukti menjadi senjata andalannya di BNP Paribas Open musim ini. Ia juga tampil mendominasi dengan servisnya dan melenggang ke final dengan hanya menghadapi satu break point di sepanjang turnamen. Ia juga hanya membiarkan Wawrinka merebut empat poin di set pertama.

Federer menyerang servis Wawrinka di game kesepuluh set pertama, sehingga membuat Wawrinka melakukan kesalahan dan memberinya peluang set point, yang tidak ia sia-siakan dengan membuat pukulan forehand Wawrinka terlalu melebar.

Tidak mau menyerah, Wawrinka bertekad membalasnya dengan mematahkan Federer untuk pertama kalinya di turnamen sebelum bertahan dari service game yang menegangkan – mengamankan dua break point – untuk keunggulan 2-0. Itu merupakan pertama kalinya Federer dipatahkan dalam 42 service game yang telah dilakoninya.

Namun, keunggulan Wawrinka hanya berlangsung singkat. Federer menyambar tiga game berikutnya dan mematahkan Wawrinka di game ke-12 untuk menyegel kemenangan partai final yang berlangsung selama 80 menit dengan pukulan forehand volley winner.

Kekalahan Wawrinka dari Federer tersebut menjadi kekalahan keduanya setelah ia juga menelan kekalahan dari Federer dalam pertandingan lima set di semifinal Australian Open Januari lalu.

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.