Penyerang PSIS Ungguli Rekor Gol Emanuel De Porras

LigaIndonesia, HokiGol – PSIS Semarang berhasil memastikan diri promosi ke Liga 2018 sesudah meraih kemenangan 6-4 atas Martapura FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28/11). Hasil itu mengobati kerinduan suporter Laskar Mahesa Jenar yang menunggu penantian delapan tahun agar tim kesayangan mereka itu kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Penyerang PSIS Ungguli Rekor Gol Emanuel De Porras

Saat melawan Martapura FC, penyerang Hari Nur Yulianto menampilkan permainan bagus dengan mengoleksi tiga gol. Tiga gol yang lain dicetak melalui Andrid Wibawa (2) dan Aldaier Makatindu (1). Hingga berakhirnya kompetisi Liga 2, Hari Nur total mengoleksi enam gol.

Hattrick yang dicatat Hari Nur semakin istimewa karena dia mengungguli raihan gol mantan striker PSIS, Emanuel De Porras. Pemain asal Kendal itu sudah mengoleksi 26 gol sejak menjalani debut di PSIS pada ajang Divisi Utama musim 2013. Sedangkan Porras mengoleksi 23 gol saat membawa tim kebanggaan Kota Semarang tersebut sebagai runner-up Divisi Utama 2005/2006.

“Gol ini berkat kontribusi rekan setim yang berjuang keras di lapangan untuk meraih kemenangan. Tentu bangga dan senang mengingat hattrick itu sekaligus membawa PSIS promosi ke Liga 1,” kata Hari Nur.

Pencapaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa Hari Nur merupakan suksesor predator sektor depan PSIS Semarang. Jauh sebelumnya, publik sepakbola Indonesia mengenal sosok mendiang Ribut Waidi. Legenda asal Pati tersebut membawa PSIS juara Perserikatan 1987. Pada tahun yang sama, Ribut berperan sebagai penentu kemenangan Indonesia atas Malaysia di SEA Games 1987, sekaligus memenangi medali emas.

Sesudahnya, mencuat sosok Tugiyo yang menarik perhatian di Divisi Utama 1999. Pemain yang memiliki julukan Maradona dari Purwodadi tersebut mencetak gol semata wayang kemenangan ke gawang Persebaya Surabaya pada laga final di stadion KLabat, Manado. Lantas mencuat sosok mantan striker timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho, Julio Lopez, Emanuel De Porras, Addison Alves hingga Julio Arcorse di Divisi Utama 2014.

“Menghadapi Martapura memang hattrick yang paling berkesan. Semua itu karena doa dari publik Semarang yang selalu memberikan doa dan mendukung PSIS untuk promosi,” ungkap mantan penyerang PSCS Cilacap tersebut.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.