Otak Di Balik Pemecatan Claudio Ranieri

Gosip Bola, HokiGol – Terungkap sudah siapa yang berada di balik pemecatan mendadak Claudio Ranieri dari posisi manajer Leicester City, Kamis (23/3) waktu setempat.

Otak Di Balik Pemecatan Claudio Ranieri

Berita yang dilansir The Mirror mengungkapkan bahwa para pemain senior The Foxes – lah yang berandil besar dalam “mendorong” pelatih asal Italia itu turun dari jabatannya. Hal itu mereka lakukan sesaat setelah tim itu menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Sevilla pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2) dinihari WIB.

Disebutkan bahwa sejumlah pemain senior bertemu dengan pemilik klub asal Thailand Vichai Srivaddhanaprabha di Sevilla pada Rabu pagi. Para pemain mengungkapkan kekecewaan mereka atas kepemimpinan Ranieri yang tidak lagi memberikan kenyamanan.

Para pemain juga mengeritik line-up yang diturunkan oleh Ranieri, termasuk mengeritik kualitas beberapa pemain rekrutan baru Ranieri yang dinilai kurang bagus. Salah satu pemain baru yang disorot adalah Ahmed Musa. Pemain ini dimainkan oleh Ranieri ketimbang Demarai Gray saat melawan Sevilla. Gray dianggap oleh para pemain senior sedang tampil di performa terbaiknya.

“Dia terus menurunkan pemain yang dia suka, gila,” ungkap salah satu pemain senior. “Itu saja, kita tidak tahu apa yang kita lakukan, benar-benar kacau.”

Pelatih sementara Leicester City, Craig Shakespeare, membenarkan adanya rasa frustrasi dari para pemain senior. Namun dia membantah kalau para pemain telah melakukan pemberontakan yang menyebabkan pemecatan Claudio Ranieri.

“Memang ada banyak pemain yang frustrasi atas hasil ini,” kata Shakespeare. “Tapi tidak benar ada kekisruhan di ruang ganti, tidak ada pemberontakan dari para pemain untuk meminta Claudio dipecat.”

Tapi apapun penjelasan Shakespeare, faktanya adalah Ranieri langsung dipecat beberapa jam setelah pertemuan para pemain itu dengan pemilik klub. Sangat jelas terlihat bahwa Ranieri dipecat atas desakan para pemain.

Pemecatan itu pun dinilai ironis, karena banyak pihak sebenarnya memuji penampilan Leicester City dalam laga melawan Sevilla. Meski kalah 1-2, The Foxes masih punya kesempatan untuk membalas di leg kedua di kandang sendiri dimana mereka hanya butuh kemenangan 1-0 untuk lolos ke perempat final.

Tak cuma itu, Vichai Srivaddhanaprabha, sang pemilik klub, sebelumnya sempat mengatakan baru akan mengevaluasi performa Ranieri di akhir musim nanti. Bahkan pada 7 Februari lalu, Vichai mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka memberikan dukungan penuh kepada Ranieri.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.