Nadal Optimistis Jelang Roland Garros

Tenis, HokiGol – Di manapun Rafael Nadal bermain dan tidak masalah apa yang ia menangkan, anda tidak bisa menhentikan kecintaannya pada turnamen clay-court di Eropa. Bahkan tidak selama konferensi persnya sebagai runner up Australian Open musim ini.

Nadal Optimistis Jelang Roland Garros

Kehilangan kesempatan mendapatkan gelar Grand Slam ke-15 dengan kalah dari Roger Federer dalam partai final Australian Open yang berlangsung dengan lima set, Nadal yang menjuarai French Open sembilan kali keluar dari Melbourne dengan kepercayaan diri akan kesuksesan di masa mendatang.

Peluang emas datang setelah Nadal unggul 3-1 di set penentu. Namun, hal itu belum cukup untuk mengamankan gelar pertamanya di turnamen Australian manapun sejak tahun 2009.

“Saya pikir pertandingan final tersebut pertandingan yang luar biasa. Saya menikmati bisa menjadi bagian dari hal itu. Saya berjuang untuk berusaha memenangkan trofinya. Saya mendapatkan beberapa peluang di set kelima,” ungkap Nadal mengevaluasi performanya di final.

“Saya percaya bahwa Roger bermain super agresif di sepanjang pertandingan. Ada beberapa peluang yang sulit untuk saya mainkan sesuai dengan keinginan saya. Tetapi, saya pikir saya bermain dengan sikap yang tepat, berusaha melakukan hal yang harus saya lakukan, dan berjuang untuk setiap bolanya.”

Seperti halnya Federer, Nadal juga harus bertahan dari cedera yang dialaminya beberapa bulan yang lalu. Musim lalu, ia harus mengakhiri musimnya lebih awal karena cedera pergelangan tangan, yang memaksanya mundur dari French Open. Melbourne merupakan turnamen kedua yang ia Lakoni sejak Oktober tahun lalu.

“Saya merasa senang. Saya memainkan tenis dengan kualitas cukup bagus di sepanjang bulan ini. Bagi saya, itu adalah berita baik,” seru Nadal.

Dengan kembali tampil dengan baik, Nadal mengincar untuk kembali berjaya, terutama di turnamen clay-court. Musim clay-court masih dua bulan lagi dengan dua turnamen level Masters (Miami dan Indian Wells) di hard-court yang akan berlangsung sebelumnya. Terlepas dari hal itu, Nadal tidak menutupi hal apa yang paling penting di musim ini baginya.

“Saya percaya bahwa bermain seperti ini, hal-hal yang baik bisa terjadi. Hal itu bisa terjadi di sini, di lapangan ini (hard-court), tetapi terutama di clay-court. Di clay-court, saya bisa pulih dengan lebih baik daripada di sini, lawan-lawan saya juga tidak akan banyak mendapatkan poin cuma-cuma, dan saya akan bermain dari area baseline,” tutur Nadal.

Hasrat Nadal untuk mendapatkan kemenangan di clay-court tidaklah mengejutkan dengan pertimbangan Nadal telah memenangkan 49 gelar di turnamen clay-court, termasuk sembilan gelar di Roland Garros.

“Tetapi, hal yang membuat saya lebih senang, lebih daripada memenangkan gelar adalah masuk ke lapangan dan merasa bahwa saya bisa menikmati olahraga ini. Hari ini (29/01) saya menikmati olahraga ini. Tahun lalu saya hanya memiliki peluang untuk menikmati tenis antara Indian Wells dan Madrid, karena di Madrid saya mengalami cedera di perempatfinal,” jelas Nadal.

Australian Open musim ini merupakan penampilan pertama Nadal di final Grand Slam sejak musim 2014.

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.