Masa Depan Petra Kvitova Jadi Buram

Tenis, HokiGol – Mantan petenis peringkat dua dunia, Petra Kvitova, menjalani operasi pada tangan kirinya yang terluka parah akibat sayatan pisau perampok. Kejadian ini terjadi di apartemen miliknya di Prostejov, Republik Ceko, Selasa (20/12) pagi waktu setempat.

Masa Depan Petra Kvitova Jadi Buram

Kvitova dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Brno, kota terbesar kedua di Ceko, sekitar 40 mil jauhnya, untuk menjalani operasi pada bagian tangannya. Padahal rencananya di kota tersebut, pada hari kejadian, Kvitova dijadwalkan hadir dalam sebuah acara amal untuk anak-anak.

Setelah tiga jam dan 45 menit, para dokter berhasil memperbaiki tendon-tendon di kelima jari tangan kiri Kvitova, plus dua urat syaraf. “Jika menimbang parahnya luka yang dialami, operasi berjalan sangat sukses,” ujar juru bicara Kvitova, Katie Spellman dalam sebuah pernyataan.

Kvitova akan memakai gips selama enam sampai delapan pekan, dan tidak boleh memegang beban selama tiga bulan. Kapan Kvitova, juara Wimbledon 2011 dan 2014, bisa kembali mengayunkan raket belum bisa dipastikan.

Namun penyembuhan luka tendon di bagian tangan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Kvitova. Apalagi itu terjadi pada tangan kirinya yang biasanya memegang raket. Sentuhan raket pada ujung jarinya akan terasa berbeda dan akan berdampak dalam permainannya.

Kejadian yang menimpa Kvitova ini mengingatkan pada peristiwa yang menimpa petenis peringkat enam dunia Anna Chakvetadze. Dia dan keluarganya diserang di rumah mereka di Moskow pada 2007. Dia mengalami kerusakan syaraf di lengan akibat diikat kabel TV dan perlu waktu sebulan untuk dapat merasakan lengannya lagi.

Akibat cedera itu pula, Chakvetadze, yang tiga bulan sebelum kejadian lolos ke semifinal AS Terbuka, tak mampu lagi mengulang prestasi serupa dan akhirnya pensiun pada 2013 di usia 26 tahun.

Chakvetadze mengungkapkan dirinya “sangat marah” ketika mendengar Kvitova diserang. Katanya, penyembuhan mental dari serangan seperti itu akan lebih sulit ketimbang aspek fisik. “Saya berharap dia bisa segera sembuh, baik fisik maupun mental, tapi itu tidak akan mudah.”

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.