Eugenie Atasi Sharapova Dari Madrid Open

Tenis, HokiGol – Petenis berkebangsaan Kanada, Eugenie Bouchard membuat Maria Sharapova gigit jari setelah Bouchard mampu menahan serangan sengit Sharapova yang mulai kembali berkompetisi dan memupuskan harapannya untuk bisa melakoni Wimbledon.

Eugenie Atasi Sharapova Dari Madrid Open

Tanpa terduga, Bouchard, salah satu petenis yang ikut mengkritisi Sharapova beberapa waktu lalu, mampu merebut kemenangan 7-5, 2-6, 6-4 dari tangan Sharapova.

“Saya sebenarnya cukup terinspirasi sebelum pertandingan berlangsung, karena banyak petenis yang datang secara pribadi dan mendoakan keberuntungan kepada saya. Saya biasanya tidak berbicara atau mendapatkan banyak pesan dari orang-orang yang berada di dunia tenis,” ungkap Bouchard, yang melontarkan kritikan cukup pedas atas larangan bertanding selama 15 bulan Sharapova akibat penggunaan meldonium.

“Jadi, saya ingin bermain dengan baik untuk diri saya sendiri, juga orang lain. Saya benar-benar merasakan dukungan mereka. Saya tentunya mendapatkan motivasi ekstra untuk melakoni pertandingan, karena saya belum pernah mengalahkannya.”

Ketika Sharapova melakoni turnamen pertamanya di Stuttgart setelah menjalani larangan bertanding, Bouchard menyebut mantan idolanya tersebut sebagai seorang penipu yang seharusnya dilarang bertanding seumur hidup.

“Dukungan mereka menunjukkan bahwa kebanyakan orang satu pendapat dengan saya, dan mereka hanya terlalu takut untuk mengatakannya. Tetapi, secara pribadi, saya banyak mendapatkan dukungan, jadi saya sangat termotivasi,” lanjut Bouchard.

Sharapova sekali lagi harus meninggalkan lapangan tanpa gelar dan kekalahan tersebut, Sharapova membutuhkan wildcard untuk bisa turun di Wimbledon. Sharapova mengklaim bahwa pernyataan Bouchard tentang karakternya tidak menjadi faktor kekalahannya di pertandingan tersebut.

“Saya hanya salah satu dari dua petenis yang keluar dari lapangan. Semua hal yang ada di sekitar saya, saya tidak benar-benar mengetahuinya dan tidak terlalu memperhatikannya,” tutur Sharapova.

”Saya telah menjadi bagian dari olahraga ini selama bertahun-tahun. Saya tahu bagaimana kesenangannya. Saya tahu bahwa akan selalu ada pembicaraan, pertandingan, rivalitas, dan berita. Itu semua bagian dari olahraga ini. Pada akhirnya, hanya ada dua atlet yang berkompetisi melawan satu sama lain, dan saya salah satu dari mereka. “

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.