Formula 1, HokiGol – Di musim depan Esteban Ocon akan memulai perjalanan barunya di dunia Formula Satu bersama Force India, usai menandatangani kontrak untuk menjadi tandem Sergio Perez. Dan beginilah penuturan Ocon soal targetnya dan juga tim Force India di musim 2016.

Esteban Ocon Berambisi Raih Posisi Tiga Besar

Peluang ini tentu sangat bernilai bagi sang pebalap Perancis, mengingat ia cuma memulai kariernya di dunia F1 bersama tim yang finis di urutan buncit, yaitu Manor Racing, dan kini mendapat promosi ke tim papan tengah yang berhasil finis di belakang tiga besar, yaitu Force India.

Jelang musim 2017, Force India bertekad untuk mencari celah demi meraih finis tiga besar. Dan inilah penuturan mantan kampiun F3 Eropa dan GP3 Series soal target tim yang akn digebernya musim 2017.

“Target utama Force India di musim 2017 adalah berada diantara tiga besar. Ini artinya, kami harus bisa mengalahkan salah satu tim terhebat di grid. Dan sepertinya, akan ada perubahan besar di grid musim ini (2017).

“Dan dengan diberhentikannya penggunaan sistem token, yang mana sangat membatasi pengembangaan mesin, gap (dengan tim terbaik) akan bisa dipersempit dengan lebih mudah. Posisi saat ini (dalam klasemen) mungkin sedikit mengecewakan, namun itulah alasan mengapa saya berada di sini.”

Lebih lanjut, sang driver yang kini baru berusia 20 tahun menjelaskan bahwa tugasnya di Force India tak cuma sekadar belajar dari Sergio Perez, tapi juga harus mampu mencetak poin secara regular.

“Saya saudah menandatangani kontrak dua tahun, tapi tahun pertama bukanlah untuk belajar,” tandas Ocon. “Target saya adalah mengoleksi poin di setiap racenya, dan meraih posisi lima besar sesering mungkin. Selain itu, Grand Prix kesembilan saya tentu akan sangat berguna, sebab saya sudah berada di lingkungan F1 dan saya sudah mempelajari beberapa sirkuit yang belum pernah saya coba sebelumnya. Dan kini, saya akan menjajal Melbourne, Shanghai, Monako, dan Baku.

“Saya juga akan punya rekan baru, Sergio Perez, dia itu driver andalan tim (Force India). Dia itu satu dari tujuh pebalap, yang menurut para expert, harus saya kalahkan seperti lainnya.”

Jangan sampai ketinggalan berita motor sports terbaru lainnya.