Dulu Peter Kini Kasper, Dua Schmeichel Sudah Juarai Premier League

Inggris, HokiGol – Sudah 17 tahun sejak Peter Schmeichel mengangkat trofi Premier League terakhirnya. Malam tadi, Schmeichel yang lain berhasil mengulang cerita sukses yang sama. Dia Kasper Schmeichel.

Kasper Schmeichel tentu saja belum mengangkat trofi juara. Dia – bersama seluruh skuat Leicester City yang lain – dipastikan akan mengangkat trofi itu di akhir pekan ini saat menjamu Everton di King Power Stadium.

Leicester beberapa jam lalu sudah mengukuhkan diri menjadi juara Liga Inggris musim 2015/2016. Mereka gagal memastikannya setelah cuma bisa bermain imbang 1-1 dengan Manchester United di Old Trafford, tapi dinihari tadi The Foxes ‘dibantu’ Chelsea yang mengimbangi Tottenham Hotspur 2-2. Dengan tinggal ada dua pertandingan tersisa, Leicester unggul tuju poin di depan The Lilywhites.

Dulu Peter Kini Kasper, Dua Schmeichel Sudah Juarai Premier League

Dari dongeng Leicester yang kemudian berakhir manis, ada kisah soal heroisme Jamie Vardy dan Riyad Mahrez yang membuat klub tersebut bisa mencetak gol demi gol ke gawang lawan-lawan mereka. Jauh di belakang, di bawah mistar gawang, mereka punya pahlawan lain dalam diri Kasper Schmeichel.

Kasper tampil oke di sepanjang musim ini untuk membuat seluruh rekan-rekannya merasa aman. Squawka mencatat kalau kiper berusia 29 tahun itu tampil di 36 pertandingan liga musim ini dengan rekor 15 clean sheet. Dia rata-rata membuat 2,03 penyelamatan per pertandingan dan rata-rata hanya kebobolan 0,94 kali per laga.

Kasper Peter Schmeichel baru berusia 12 tahun saat ayahnya, Peter Schmeichel, terakhir mengangkat trofi Premier League bersama Manchester United. Itu terjadi di musim 1998/1999, saat Peter mengantar The Red Devils meraih treble winner yang sangat bersejarah itu. Itu menjadi trofi Premier League kelima sekaligus terakhir buat Peter, dia memutuskan meninggalkan Old Trafford di akhir musim tersebut.

Terinspirasi oleh kisah sukses ayahnya, Kasper kemudian juga memilih menjadi kiper. Tapi tak seperti ayahnya, karier Kasper tidak berjalan mulus. Dia awalnya sempat dianggap sebagai kiper masa depan saat direkrut Manchester City di 2005, namun kemudian justru banyak dipinjamkan ke klub-klub non-Premier League seperti Darlington, Bury, Falkirk, Cardiff City, dan Coventry City.

Schmeichel junior mulai memperkuat Leicester di musim 2011/2012, setelah sempat dikontrak Notts County (2009/2010) dan Leeds United (2010/2011). Kasper menjadi salah satu pemain yang ikut merasakan naik dan turun penampilan Leicester sejak di Championship hingga akhirnya menjuarai Premier League musim ini.

Peter dan Kasper bukan pasangan ayah dan anak pertama yang bisa memenangi gelar Premier League. Sebelumnya ada Ian Wright (Arsenal 1997/1998) dan Shaun Wright Phillips (Chelsea 2005/2006) yang meraihnya.

“Saya hidup dan mati berdasarkan apa hasil yang diraih Manchester United. Tapi hari ini saya ingin tim lain yang menang.”

Pernyataan itu dilontarkan Peter Schmeichel jelang laga MU dengan Leicester di akhir pekan lalu. Laga yang bisa menentukan didapatnya titel juara bagi The Foxes. Harapan Peter Schmeichel gagal menjadi kenyataan ketika itu, tapi dia hanya harus menunggu dua hari kemudian untuk melihat putranya mengikut jalan yang pernah dia lewati: menjadi juara Premier League.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.