Bhayangkara Juara GoJek Traveloka Liga 1 2017

LigaIndonesia, HokiGol – Bhayangkara FC akhirnya secara resmi telah dipastikan menjadi juara GoJek Traveloka Liga 1 2017. Itu sesudah, PSSI memastikan bahwa Mitra Kukar tidak melakukan banding soal keputusan Komdis PSSI.

Bhayangkara Juara GoJek Traveloka Liga 1 2017

Sebagaimana diketahui, sebelumnya memang belum diresmikan Bhayangkara menjadi juara, sesudah mengalahkan Madura United 3-1 di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11) lalu. Hasil tersebut memastikan Bhayangkara mengoleksi 68 poin.

Sejatinya, dengan sisa satu laga lagi, raiihan poin itu masih bisa disamai Bali United yang sekarang menghuni posisi dua dengan raihan 65 poin. Namun jika Bhayangkara menyerah dan Bali United meraih kemenangan pada pertandingan terakhir merka masing-masing, Bhayangkara tetap berhak memuncaki klasemen sekaligus juara mengingat unggul secara head to head atas Serdadu Tridatu.

Belum dipastikannya Bhayangkara menjadi juara sesudah pertandingan kontra Madura United merupakan, karena PT LIB ataupun PSSI masih menanti apakah Mitra Kukar ingin mengajukan banding atau tidak soal keputusan Komdis tertanggal 7 November 2017, yang menyatakan Mitra Kukar kalah 3-0 oleh Bhayangkara.

Mitra Kukar diputuskan kalah, karena terbukti memainkan pemain tak sah pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, 3 November 2017 tersebut, dalam hal ini Sissoko yang masih dalam masa hukuman larangan bermain. Sissoko tetap diturunkan mengignat skuad asuh Yudi Suryata tersebut merasa tidak ada nota larangan tampil (NLB) yang dirilis LIB, soal larangan tampil untuk mantan pemain Juventus tersebut pada pertandingan itu. Pertandingan tersebut sendiri sebenarnya berakhir imbang dengan skor 1-1.

Sementara itu, protes anyar dilayangkan Bhayangkara sesudah laga terkait hal itu. Mitra Kukar sebelumnya memang juga belum membaca surat keputusan Komdis yang dikirim via email oleh PSSI, pada tanggal 31 Oktober 2017. Namun di lain pihak, harus diakui juga ada kesalahan administrasi dari LIB soal penerbitan NLB untuk pertandingan tersebut yang tidak memasukkan nama Sissoko.

Sempat dinantikan hingga dua hari sesudah keputusan dirilis, Mitra Kukar akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan banding soal keputusan Komdis yang menjatuhi mereka kekalahan 3-0 dan denda senilai Rp100 juta itu. “Kita semua telah duduk bersama, sudah saling mengaku salah, sudah ditenangkan. Jika sudah begitu semua, ya untuk ada dia banding lagi? Kita itu jangan mencari intinya Mitra mengaku salah yah,” ungkap sekretaris jendral PSSI, Ratu Tisha Destria, merespon pertanyaan reporter terkait Mitra Kukar banding atau tidak pada konferensi pers di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Jumat (10/11) malam.

Memang, sebelumnya menggelar konferensi pers itu, PSSi melakukan pertemuan dengan wakil Mitra Kukar, Bhayangkara dan Bali United di Makostrad, Jakarta, tadi petang. Dalam pertemuan tersebut hadir juga perwakilan dari PT LIB.

Sementara itu,Tisha juga berusaha bersikap diplomatis soal apakah sudah sah atau belum Bhayangkara menjuarai Liga 1 musim ini. “Yang namanya juara dari kompetisi penuh, itu ditafsirkan sesudah seluruh laga kompetisi dijalani secara penuh. Bukan hanya dari laga Bhayangkara dan Mitra Kukar, mengingat kompetisi masih berlangsung dan masih banyak hal yang bisa terjadi,” ungkapnya.

“Memang jika secara poin tak bisa disusul, namun kita harus menghormati dan membiarkan kompetisi berlangsung penuh,” tutup wanita lulusan FIFA Master tersebut.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.