Tenis, HokiGol – Petenis peringkat 1 dunia asal Jerman, Angelique Kerber harus gigit jari dan berusaha untuk mengetahui apa yang salah dengan dirinya usai tersingkir di babak keempat dalam usaha pertamanya untuk mempertahankan gelar Grand Slamnya.

Angelique Kerber Gagal Pertahankan Gelar

Kerber, yang mengalahkan Serena Williams untuk memenangkan gelar Australian Open musim lalu dan diikuti dengan kemenangan gelar US Open, terlihat kecewa ketika permainannya mampu dipatahkan oleh petenis peringkat 35 dunia, Coco Vandeweghe.

Selama melakoni dua babak pertama di Melbourne Park, Kerber tidak terlihat berada di puncak performa terbaiknya setelah harus berjuang melewati pertandingan tiga set. Hal yang tidak jauh berbeda pun terjadi ketika ia tersingkir cukup awal di Brisbane dan Sydney awal bulan ini.

Vandeweghe asal AS yang percaya diri melumat Kerber dengan 6-2, 6-3 dalam waktu 1 jam 8 menit dan meninggalkan Kerber menelan kekalahan pahit tersebut.

“Itu adalah pertandingan sengit, dan tentu saja saya kecewa. Tetap saya sama sekali tidak merasakan bolanya malam ini (22/01). Saya tidak memainkan permainan terbaik saya dari poin pertama. Hari ini bukan hari saya,” ungkap Kerber tentang kekalahannya.

“Saya melewatkan banyak hal dan melakukan banyak kesalahan. Jadi, itu bukanlah permainan yang biasa saya mainkan sebelumnya.”

Kerber yang berusia 29 tahun, bukan saja tampil untuk mempertahankan gelar Grand Slam untuk kali pertama, tetapi juga tampil di Grand Slam pertama sebagai petenis peringkat 1 dunia. Ia bersikeras bahwa tekanan yang didapatnya tidak mempengaruhinya.

“Tentu saja semua itu adalah pengalaman baru. Saya rasa itu bagus, karena semua itu adalah tantangan baru. Saya bisa belajar dari semua hal tersebut yang bagi saya adalah hal yang baru. Ini baru awal dari musim 2017. Saya masih bisa meningkatkan kemampuan saya. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk kembali dengan lebih kuat,” lanjut Kerber.

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.