Andy Murray Terpaksa Mundur Dari Miami Open

Tenis, HokiGol – Kekecewaan kembali menghantui Andy Murray setelah kekhawatiran akhirnya terjadi pada hari Sabtu (18/03) ketika ia memutuskan mengundurkan diri dari Miami Open yang berlangsung selama dua pekan akibat cedera siku.

Andy Murray Terpaksa Mundur Dari Miami Open

Hal itu merupakan kejutan yang menyakitkan bagi petenis peringkat 1 dunia itu setelah selama ini menyebut Miami sebagai rumah keduanya dan menjadi kesempatan terakhir untuk bisa tetap unggul dalam hal peringkat di nomor tenis putra.

“Sungguh disayangkan, akibat cedera pada siku kanan saya, saya tidak bisa bermain di Miami. Saya meminta maaf kepada para penggemar. Itu adalah salah satu turnamen favorit saya. Fokus saya saat ini adalah untuk bersiap-siap menghadapi musim turnamen di clay-court,” ungkap Murray dalam pernyataannya.

Jadwal Murray selanjutnya adalah turnamen di Monte Carlo yang akan dimulai pada 17 April, tetapi ia menyatakan bahwa ia juga berencana untuk melakoni laga tandang perempatfinal ajang Davis Cup melawan Perancis yang akan digelar pada 7 April.

Sejauh ini, musim 2017 tidak berjalan sesuai dengan rencana Murray, yang mengalami kelelahan jelang musim 2017, ketika ia bermain dengan intens untuk merebut peringkat 1 dunia di ajang ATP Finals, London.

Ia lalu menjalani sesi latihan di Miami sebelum mencapai final Qatar Open di awal musim ini, lalu menelan kekalahan di babak keempat Australian Open. Setelah rehat selama bulan Februari, Murray sukses memenangkan Dubai Tennis Championships, tetapi setelahnya ia kalah di awal turnamen BNP Paribas Open, Indian Wells.

Kekhawatiran juga muncul dari Novak Djokovic. Setelah kekalahannya dari Nick Kyrgios di Indian Wells, ia kembali ke rumahnya di Monaco untuk menemui seorang spesialis setelah ia juga mengalami masalah dengan sikutnya.

Saat ini, kedua petenis mulai menginjak usia 30 tahun dan mereka telah melakoni sejumlah pertandingan dalam dua tahun terakhir dengan intensitas yang cukup tinggi.

Cedera yang dialami Murray dan Djokovic, serta bangkitnya Roger Federer mengindikasikan bahwa pertarungan sengit di dunia tenis putra akan kembali memanas lagi.

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.