Alonso Sebut McLaren Yang Paling Payah Soal Kecepatan

Formula 1, HokiGol – Mantan juara Formula Satu, Fernando Alonso, mengakui buruknya performa mobil Tim McLaren dalam balapan pembuka GP Australia. Menurut juara dua kali F1 ini mobil timnya paling lambat di antara tim lain.

Alonso Sebut McLaren Yang Paling Payah Soal Kecepatan

Buruknya performa McLaren saat persiapan akhirnya tampak dalam balapan seri pertama ini. Rekan Alonso, Stoffel Vandoorne, memang bernasib lebih baik dibanding pembalap Spanyol itu. Vandoorne mampu menyelesaikan lomba namun berada di urutan terakhir dari 13 pembalap yang masuk finis. Alonso sendiri gagal finis karena masalah suspensi.

“Kami berada di urutan terakhir dalam masalah performa,” kata Alonso saat berbicara kepada Sports F1. “Kami berada di urutan ke-10 karena babak kualifikasi kemarin sangat bagus bagi kami. Pada awal balapan saya mencoba berada di posisi pertama lalu terhentinya (Romain) Grosjean membuat peluang kami bertambah,” katanya.

“Dalam kondisi normal dan sirkuit yang normal kami mungkin berada paling belakang dan kedua dari belakang,” kata juara F1 tahun 2005 dan 2006 itu.

Komentar Alonso ini menyusul program musim dingin McLaren yang mendapat banyak kritik karena buruknya performa mesin Honda, pabrikan yang menyediakan mesin untuk tim tersebut musim ini. Meski telah memasuki musim ketiga, Honda tetap gagal memproduksi mesin yang kompetitif dan mumpuni.

Tak mengherankan jika Alonso beberapa kali mengeluhkan performa mesin mobilnya. Perkiraan bakal buruknya penampilan tim McLaren sudah terbukti sejak kualifikasi. Alonso hanya menempati posisi ke-13 saat mengawali balapan di Melbourne ini.

Dia sempat memacu mobil MCL32 yang ditungganginya sehingga bisa menempati posisi ke-10 namun kemudian mengalami gangguan suspensi. Dia pun harus keluar dari sirkuit.

“Saya menjalani balapan terbaik saya sejauh ini dan kami ini cukup mengejutkan,” papar Alonso. “Kami harus menghemat bahan bakar dan ini sangat menyakitkan karena kami harus menjaga posisi,” papar mantan pembalap Ferrari ini.

“Kami sangat terkejut kami mampu memacu mobil kami namun pada akhirnya saya tak bisa masuk garis akhir dan kami harus bisa bangkit dan kompetitif dalam waktu cepat,” imbuhnya.

Jangan sampai ketinggalan berita motor sports terbaru lainnya.