Alexander Zverev Sabet Gelar Di Montpellier

Tenis, HokiGol – Petenis muda asal Jerman, Alexander Zverev memenangkan gelar kedua dalam kariernya hari Minggu (12/02) waktu setempat di Open Sud de France, Montpellier setelah sukses menaklukkan petenis favorit tuan rumah, Richard Gasquet dengan 7-6, 6-3.

Alexander Zverev Sabet Gelar Di Montpellier

Hari Minggu (12/02) menjadi hari istimewa bagi Zverev setelah sukses menyandingkan gelar nomor tunggal dan ganda di Montpellier. Di nomor ganda ia berpasangan dengan kakaknya, Mischa Zverev memenangkan gelar setelah mengalahkan pasangan unggulan kedua, Fabrice Martin dan Daniel Nestor.

“Saya sangat senang memenangkan gelar pertama saya di musim ini. Tentunya turnamen ini adalah turnamen yang sangat menantang, dengan hanya satu pertandingan yang dimenangkan dengan dua set langsung di sepanjang turnamen, yakni hari ini (12/02) dan itupun bukan pertandingan yang mudah. Saya pikir final tersebut merupakan pertandingan dengan level tinggi dan saya senang bisa memenangkannya,” jelas Zverev.

“Sungguh luar biasa bisa memenangkan nomor tunggal dan ganda. Saya sangat senang dengan cara kami bermain. Kami hanya menyerahkan satu set di turnamen. Saya pikir turnamen itu turnamen yang penuh kesuksesan bagi Zverev bersaudara.”

Zverev membuka jalan untuk merebut gelar di Montpellier dengan mengalahkan Aljaz Bedene, Jeremy Chardy, dan Jo Wilfried Tsonga dengan tiga set sebelum menaklukkan petenis unggulan ketiga, Gasquet dalam waktu 88 menit.

Petenis berusia 19 tahun, Zverev memenangkan gelar ATP pertamanya September lalu ketika ia mengalahkan dua petenis peringkat 10 besar, Tomas Berdych dan Stan Wawrinka untuk membawa pulang trofi St. Petersburg Open.

Sementara petenis berusia 30 tahun, Gasquet mengincar untuk memenangkan gelar keempat di Montpellier, setelah kemenangannya di tahun 2013, 2015, dan 2016, serta berakhir sebagai runner up di tahun 2014 (kalah dari Gael Monfils). Namun, ia tidak mampu menemukan jalan untuk mengatasi perlawanan Zverev dalam pertemuan pertama mereka.

“Itu adalah pertandingan yang sulit. Pertandingannya begitu ketat di set pertama. Saya mengawalinya dengan buruk, ia dengan segera mematahkan saya di awal pertandingan. Tidak mudah untuk bisa mematahkan petenis handal sebanyak dua kali. Saya mampu bangkit, tetapi ia mematahkan saya lagi. Saya melakukan beberapa kesalahan. Ia memukul bolanya dengan sangat keras di kedua sisi dan memiliki service yang cukup luar biasa. Ia layak mendapatkan kemenangan hari ini (12/02). Tetapi secara keseluruhan, saya senang dengan pekan ini,” jelas Gasquet.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.