Tenis, HokiGol – Petenis muda peringkat 333 dunia asal Australia, Alex de Minaur mampu mengatasi perlawanan petenis peringkat 50 besar, Benoit Paire dalam pertandingan tiga set yang berakhir dengan 6-3, 3-6, 7-6 dan menjadi kemenangan pertamanya di turnamen ATP.

Petenis berusia 17 tahun tersebut menjadi pemenang termuda dari turnamen ATP sejak Denis Shapovalov yang mengalahkan Nick Kyrgios di Rogers Cup musim 2016.

Alex de Minaur Atasi Benoit Paire Di Sydney

Di Brisbane International yang berlangsung pekan lalu, Minaur menumbangkan finalis Sydney International 2015, Mikhail Kukushkin dan bintang bersinar asal AS, Frances Taifoe di babak kualifikasi sebelum menyerah di tangan Mischa Zverev dalam debutnya di undian utama.

Atas prestasinya, Minaur dihadiahi sebuah wild card untuk Australian Open yang akan dimulai pekan depan.

“Saya tidak bisa mempercayainya. Itu adalah pertandingan yang sangat panjang dengan penuh naik turun. Saya tidak bisa lebih gembira daripada sekarang. Saya tahu bahwa Benoit akan tampi dengan pukulan-pukulannya yang luar biasa. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya. Saya sebenarnya tidak akan benar-benar mendorong diri saya sendiri terlalu keras untuk hasil seperti yang saya dapatkan beberapa pekan terakhir. Tetapi dengan hasil yang telah saya dapat, saya tidak bisa lebih senang daripada sekarang,” jelas Minaur.

Minaur, yang kalah di final Wimbledon Junior dari Shapovalov dan lolos ke semifinal di Melbourne dan New York tahun 2016, akan berhadapan dengan petenis Rusia, Andrei Kuznetsov yang lolos ke babak berikutnya setelah lawannya asal Slovakia, Martin Klizan mundur dari pertandingan ketika kedudukan menunjukkan 2-6, 6-2, 3-0 atas keunggulan Kuznetsov.

Petenis lain yang juga lolos ke babak kedua di Sydney di antaranya adalah rekan senegara Minaur, Jordan Thompson yang menyingkirkan Nikoloz Basiliashvili dengan 7-5, 6-2 dan akan menghadapi Philipp Kohlschreiber.

Sementara itu kakak Alexander Zverev, Mischa Zverev melaju ke babak kedua dengan kemenangan 6-4, 6-2 atas Nicolas Almagro dan siap berduel melawan Pablo Carreno Busta. Zverev berhasil naik peringkat dari peringkat 110 menjadi peringkat 53 pada Oktober musim lalu setelah lolos ke perempatfinal di Shanghai dan semifinal di Basel.

“Permainan saya selalu bergantung pada servis saya, jadi jika saya servis dengan baik, saya bisa bertahan dari petenis handal. Saya merasa saya servis dengan cukup baik dan tidak memberi Nicolas terlalu banyak pilihan untuk mematahkan saya dan itu menjadi kunci dari permainan saya,” ungkap Zverev.

Petenis unggulan kedelapan, Marcel Granollers sedikit tertatih untuk mengalahkan Santiago Giraldo dengan hasil 6-7, 7-5, 6-3, dan Gilles Muller juga harus berjuang keras untuk menumbangkan Alexandr Dolgopolov dengan hasil 6-3, 3-6, 7-5.

Jangan sampai ketinggalan berita tenis terbaru lainnya.